mediajava

blog berita,info,Herbal,news,iklan

Do’a Selepas Membaca al-Qur’an

Diriwayatkan dari Abu Abdullah a.s sesungguhnya apabila beliau a.s. membaca al-Qur’an, beliau a.s. berkata (berdo’a): “Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku telah membaca apa yang Engkau telah laksanakan untuk aku dari kitab Engkau yang Engkau telah menurunkannya ke atas Nabi Engkau yang benar, maka bagi Engkau segala pujian wahai Tuhan kami. Wahai Tuhanku, jadilah aku dari mereka yang telah menghalalkan halalnya, mengharamkan haramnya dan mempercayai muhkamnya dan mutasyabihnya”.
“Jadikan al-Qur’an untuk aku sebagai teman di dalam kubur aku, teman di dalam kebangkitan aku. Jadilah aku dari mereka yang meningkat derajatnya bagi setiap ayat yang aku membacanya setinggi-tinggi makam ‘illiyyin amin ya Rabb al- ‘Alamin. Selawat dan salam ke atas Muhammad dan keluarganya. Bismillah wahai Tuhanku, sesungguhnya aku naik saksi sesungguhnya ini adalah kitab Engkau yang diturunkan dari sisi Engkau ke atas Rasul Engkau Muhammad yang mengandung di dalamnya hukum dan syariat agama Engkau yang Engkau telah menurunkannya ke atas Nabi Engkau. Engkau menjadikannya sebagai perjanjian dari Engkau kepada makhluk Engkau, sebagai tali penghubung di antara Engkau dan hamba-hamba Engkau; “wahai Tuhanku, aku telah menyebarkan janji (‘ahda-ka) Engkau dan kitab Engkau: Wahai Tuhanku! Jadilah penglihatan aku kepadanya sebagai ibadat, bacaan aku padanya sebagai bahan pemikiran dan pemikiran aku sebagai teladan (Allahumma fa-j‘al nazari fi-hi ‘ibadatan wa qiraati fi-hi fikran wa fikri i‘tibaran)”.
“Dan jadilah aku dari mereka yang mengambil nasihat dari penerangan nasihat Engkau tentangnya dan menjauhi kemaksiatan Engkau. Janganlah Engkau “melekatkan” ketika bacaan aku akan kitab Engkau ke atas hati aku dan pendengaran aku dan janganlah Engkau menjadikan penutup ke atas penglihatan aku. Janganlah Engkau menjadikan bacaan aku bacaan yang tidak dapat direnungkannya, malah jadilah aku seorang yang berfikir akan ayat-ayat-nya dan hukum-hukumnya, melaksanakan syariat agama Engkau. Janganlah Engkau jadikan pandangan aku mengenainya di dalam kelalaian dan bacaan aku darinya sia-sia. Sesungguhnya Engkau Maha Penyayang dan Maha Pengasih”.

08/12/2010 - Posted by | Herbal, panti yatim | , , , , , , , , , , , , , , ,

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d bloggers like this: