mediajava

blog berita,info,Herbal,news,iklan

AS: Deklarasi Kemerdekaan Palestina, Tidak Benar dan Keliru

Menyusul upaya Palestina mendeklarasikan kemerdekaannya di sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, Amerika memperingatkan Palestina untuk membatalkan upaya tersebut. Menurut Gedung Putih, deklarasi kemerdekaan Palestina adalah langkah “tidak benar dan keliru.”

Press TV (8/7) melaporkan, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, Victoria Nuland menyatakan, “Sikap Washington terkait upaya di PBB pada bulan September mendatang (pendeklarasian kemerdiaan Palestina) jelas, bahwa hal itu adalah ide buruk dan tidak bermanfaat.”

Pernyataan Nuland itu dikemukakan pasca pertemuan Juru Runding Palestina, Saeb Erekat, dengan Wakil Delegasi Amerika Urusan Timur Tengah, David Hill, dan diplomat senior Amerika Serikat, Dennis Ross, Jumat (8/7).

Setelah dialog itu, Erekat di Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat dan di hadapan para wartawan menyatakan, “Kami tidak melihat adanya kontradiksi antara upaya menghidupkan proses perdamaian dan usulan untuk hadir di PBB.”

Sebelumnya, pemimpin mayoritas anggota DPR Amerika, Eric Cantor, yang merupakan salah satu pendukung Israel di Kongres AS, menggunakan kalimat-kalimat diskriminatif dalam menilai upaya Palestina menggalang dukungan di PBB. Dikatakannya, “Penyelesaian krisis antara Palestina dan Israel harus dilakukan melalui perundingan langsung, bukan dengan cara mengakali proses perundingan melalui trik-trik internasional.”

Pemimpin Otoritas Ramallah, Mahmoud Abbas, berencana akan hadir pada sidang Majelis Umum pBB yang akan digelar September mendatang dan menggalang dukungan dari masyarakat internasional agar mengakui Palestina sebagai negara independen. Palestina juga akan mendaftarkan diri sebagai anggota baru PBB.

Keanggotaan di PBB harus atas rekomendasi Dewan Keamanan PBB dan persetujuan dua pertiga negara-negara anggota Majelis Umum PBB.

Hingga kini lebih dari 100 negara telah mengakui kemerdekaan Palestina pada tahun 1988. Namun Amerika Serikat sekali lagi mengancam akan menggunakan “hak istimewanya” (veto) di Dewan Keamanan untuk menjegal upaya Palestina.(irb/mz)

09/07/2011 - Posted by | Sekilas info | , , , , , ,

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d bloggers like this: