mediajava

blog berita,info,Herbal,news,iklan

Menhan Baru AS Cari Gara-gara dengan Iran

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ramin Mehmanparast menyebut tudingan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Leon Panetta terhadap Tehran sebagai kebohongan besar.

Panetta dalam kunjungan mendadak ke Irak, menyatakan pada hari Senin (11/7) bahwa AS sangat prihatin tentang Iran dan senjata yang mereka kirim kepada kelompok ekstremis di Irak.

Seraya menyebut klaim Amerika tak berdasar, Mehmanparast mengatakan, tampaknya Washington tidak memiliki posisi yang menguntungkan di kawasan, terutama di Irak dan Afghanistan, sehingga mereka membuat segala upaya untuk melanjutkan kehadiran mereka dengan resiko apapun.

Mehmanparast menambahkan bahwa Washington melakukan upaya sia-sia untuk menemukan cara memperpanjang masa tinggal di wilayah tersebut sejak Amerika menghadapi gelombang luas oposisi oleh rakyat Irak, pemerintah dan partai politik. Ditambahkannya, menurut kesepakatan, Amerika harus meninggalkan Irak pada akhir 2011 dan Afghanistan pada akhir 2014.

Pada hari Senin, Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi juga menolak tuduhan Panetta itu.

“Masyarakat internasional dan opini publik dunia sangat menyadari bahwa Iran sebagai negara yang bertanggung jawab selalu berperilaku dengan cara yang baik,” kata Salehi.

Amerika Serikat dan sekutunya menginvasi Irak pada tahun 2003 atas dugaan senjata pemusnah massal yang dimiliki pemerintah diktator Irak Saddam Hussein. Namun, senjata seperti itu tidak pernah ditemukan di Irak.

Menurut Mehmanparast, AS dan Inggris sudah tahu bahwa rezim Saddam tidak pernah memiliki senjata pemusnah massal pada saat invasi mereka.

Pada Agustus 2010, AS mendeklarasikan berakhirnya misi tempur di Irak, tetapi meninggalkan 50.000 tentara di negara ini dalam program apa yang disebut untuk tujuan konsultasi dan memberi pelatihan.(irb)

12/07/2011 - Posted by | Sekilas info | , , , , , , ,

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d bloggers like this: