mediajava

blog berita,info,Herbal,news,iklan

Buah Getir Dari Sebuah Kapitalisme

Menjelang peringatan setahun tewasnya seorang aktivis anti-Kapitalisme di Italia, terjadi demonstrasi besar-besaran di Berlin yang berbuntut bentrokan antara pengunjuk rasa dan petugas keamanan Jerman.

Sumber pemerintah mengungkapkan bahwa bentrokan tersebut dipicu oleh aksi anarkis para demonstran yang melempar batu dan bahan penyulut api ke arah mobil dan petugas keamanan. Bentrokan itu menyebabkan cideranya sejumlah orang dan penangkapan ratusan demonstran.

Demonstrasi anti-kapitalisme di Berlin kali ini digelar sebagai bentuk peringatan atas tewasnya Giulani Carlo yang menentang pertemuan G-8 di Genoa, Italia pada 20 Juli 2001 lalu. Carlo tewas ditembak petugas keamanan Italia.

Demonstrasi anti kapitalisme di negara yang relatif lebih baik kondisi ekonominya dari negara Eropa lainnya ini menunjukkan bahwa tingkat ketidakpuasan terhadap kondisi ekonomi Eropa semakin meningkat. Lebih dari itu, unjuk rasa memberi sinyal penting bahwa sistem ekonomi Kapitalisme tidak lagi efektif bagi Eropa sendiri, apalagi dunia.

Negara-negara Barat yang selalu menyarankan penerapan sistem ekonominya bagi negara lain terutama Dunia Ketiga, saat ini dilanda krisis ekonomi yang semakin akut. Meski dalam tiga dekade lalu Barat mampu mengatasi depresi ekonomi, namun kini mereka kebingungan menghadapi krisis finansial dan gelombang protes yang semakin membuncah.

Kini, AS yang mengklaim sebagai model Kapitalisme terbaik di dunia menghadapi masalah utang negara dan defisit anggaran yang kian membengkak. Pejabat teras keuangan Gedung Putih memperingatkan terjadinya masalah besar nasional jika tidak dicapai kesepakatan antara pemerintah dan Kongres mengenai limit baru utang negara.

Gedung Putih khawatir jika limit utang itu tidak disepakati hingga dua Agustus mendatang, maka akan memicu larinya modal asing dan domestik, meroketnya suku bunga dan anjloknya harga saham.

Diprediksi, akan semakin banyak negara Eropa membutuhkan suntikan finansial dari lembaga internasional seperti IMF. Dalam kondisi demikian, negara-negara Eropa terpaksa harus menerapkan kebijakan pemangkasan anggaran yang berbuntut meningkatnya aksi protes rakyat negara mereka sendiri.

Rakyat tetap tidak bisa menerima alasan pemerintah menerapkan kebijakan penghematan anggaran tersebut. Semua mulai sadar bahwa akar krisis yang menghantam negara-negara Barat saat ini akibat penerapan sistem Kapitalisme.(irb/ph)

17/07/2011 - Posted by | Sekilas info | , , , ,

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d bloggers like this: